Sistem Monitoring Kelembapan Tanah Menggunakan Soil Moisture Sensor

| Simak vidio selengkapnya

Dalam panduan praktis kali ini, kami menyajikan video mentahan tutorial langkah demi langkah mengenai cara melakukan konfigurasi dan pengujian Soil Moisture Sensor menggunakan ESP32. Melalui simulasi rangkaian, Anda akan diajak melihat bagaimana proses pemasangan dan penghubungan sensor kelembapan tanah dengan ESP32. Ketika sensor ditancapkan ke tanah, sensor akan membaca kondisi kelembapan dan mengirimkan data ke ESP32 untuk diproses. Tutorial ini juga menunjukkan proses pengujian sensor pada kondisi tanah kering, lembap, hingga basah untuk melihat perubahan nilai pembacaan dan memastikan sensor dapat bekerja dengan baik sesuai kebutuhan.

| Alat dan Bahan

Soil Moisture

|Design Wiring

| Implementasi

Tabel koneksi ESP32 dengan Soil Moisture Sensor
ESP-32 SOIL MOISTURE
3V3
VCC
GND
GND
D34
AO

Berikut langkah-langkah untuk Wiring dan Upload Kode Program:

  1. Hardware
  2. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk wiring.
  3. Hubungkan pin ESP32 dengan Soil Moisture Sensor seperti pada tabel di atas 
  4. Pastikan semua komponen terhubung dengan benar.
  5. Tancapkan sensor ke tanah untuk melakukan pengujian tingkat kelembapan.
  6. Software
  7. Buka aplikasi Arduino IDE.
  8. Pilih Board ESP32 Dev Module dan pilih port ESP32 yang sesuai.
  9. Jika Board ESP32 belum tersedia, buka File > Preferences.
  10. Tambahkan URL berikut pada Additional Boards Manager URLs:
    https://dl.espressif.com/dl/package_esp32_index.json
  11. Klik Tools > Board > Boards Manager, cari ESP32, kemudian klik Install.
  12. Salin kode program berikut dan tempelkan pada sketch di Arduino IDE.
  13. Klik Verify (✓) untuk memeriksa kesalahan pada program.
  14. Setelah tidak ada kesalahan, klik Upload (→) untuk mengunggah program ke ESP32.
  15. Setelah program berhasil di-upload, lakukan pengujian pada kondisi tanah kering, lembap, dan basah.
  16. Amati hasil pembacaan sensor melalui Serial Monitor.

| Hasil Akhir

Projek implementasi ini berhasil mengintegrasikan Soil Moisture Sensor dengan ESP32 sebagai sistem pendeteksi kelembapan tanah. Melalui pengujian pada rangkaian, sensor mampu mendeteksi kondisi tanah dan menghasilkan nilai yang berbeda sesuai dengan tingkat kelembapannya, mulai dari tanah kering, lembap, hingga basah.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat membaca perubahan kelembapan tanah dengan baik dan memberikan respons sesuai kondisi yang terdeteksi. Dengan demikian, penggunaan Soil Moisture Sensor dan ESP32 dapat menjadi solusi sederhana untuk melakukan monitoring kelembapan tanah serta dapat dikembangkan untuk sistem penyiraman tanaman otomatis.

| Code

➕➕
EmergencyCode.cpp
#define SOIL_PIN 34

// Nilai kalibrasi ()
const int NILAI_KERING = 4095; 
const int NILAI_BASAH  = 1200; 

void setup() {
  Serial.begin(115200);
  
  analogSetAttenuation(ADC_11db);
}

void loop() {
  int nilaiAnalog = analogRead(SOIL_PIN);

  int persen = map(nilaiAnalog, NILAI_KERING, NILAI_BASAH, 0, 100);
  
  persen = constrain(persen, 0, 100);

  Serial.print("Nilai RAW: ");
  Serial.print(nilaiAnalog);
  Serial.print(" | Kelembapan: ");
  Serial.print(persen);
  Serial.println("%");

  delay(1000); 
}

| Kesimpulan

Berdasarkan hasil implementasi dan pengujian, sistem Soil Moisture Sensor berhasil dirancang dan dapat berfungsi dengan baik sebagai perangkat untuk mendeteksi kondisi kelembapan tanah. Ketika sensor ditancapkan ke tanah, sistem dapat membaca nilai kelembapan dan menunjukkan perbedaan kondisi antara tanah kering, lembap, dan basah.

Implementasi ini menunjukkan bahwa penggunaan Soil Moisture Sensor dengan ESP32 dapat memberikan informasi mengenai kondisi tanah secara cepat dan mudah dipantau. Dengan demikian, sistem ini dapat digunakan sebagai salah satu solusi sederhana untuk membantu monitoring tanaman, pertanian, maupun sistem penyiraman tanaman otomatis.

Kami Siap Bantu Kamu

Jasa IoT Industri

Integrasi IoT untuk efisiensi industri.

  • ✔ Solusi custom
  • ✔ Implementasi profesional
  • ✔ Support berkelanjutan
Konsultasi Gratis

Web Dashboard IoT

Monitoring data real-time & modern.

  • ✔ Real-time
  • ✔ UI modern
  • ✔ Aman & scalable
Hubungi Kami

Sertifikasi IoT BNSP

Upgrade skill + sertifikat resmi.

  • ✔ Sertifikasi BNSP
  • ✔ Praktik langsung
  • ✔ Untuk profesional
Daftar Sekarang

| FAQ (Frequently Asked Questions)

Apa yang terjadi jika sensor tidak ditancapkan dengan benar ke tanah?

Jika sensor tidak ditancapkan dengan benar atau bagian sensor tidak mendapatkan kontak yang cukup dengan tanah, hasil pembacaan dapat menjadi kurang stabil atau tidak sesuai. Oleh karena itu, sensor harus dipasang dengan posisi yang baik agar dapat mendeteksi kelembapan tanah secara optimal.

Apakah hasil pembacaan sensor selalu akurat pada setiap jenis tanah?

Tidak selalu. Hasil pembacaan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jenis tanah, kadar air, posisi sensor, dan kondisi sensor. Oleh karena itu, diperlukan pengujian atau kalibrasi agar nilai yang digunakan untuk menentukan kondisi tanah lebih sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Apakah Soil Moisture Sensor dapat membedakan kondisi tanah kering, lembap, dan basah?

Ya, sensor dapat digunakan untuk membedakan kondisi tersebut berdasarkan nilai pembacaannya. Ketika tanah dalam kondisi kering, nilai yang terbaca akan berbeda dengan saat tanah mulai lembap atau sudah basah. Namun, batas nilai untuk menentukan kering, lembap, dan basah perlu disesuaikan melalui pengujian dan kalibrasi.